Sep

14

7 Hal Bunda Disiplin Lakukan Setiap Hari

disiplinDisiplin?  Rasanya anak sekolah yang perlu disiplin.  Tapi apa hanya anak sekolah yang perlu disiplin?

Tadi malam sebelum tidur,  sambil berbaring Bunda memikirkan rencana kegiatan yang akan dilakukan keesokan harinya.  Sekarang menjelang hari berakhir Bunda merasa hari begitu cepat,  ada beberapa rencana kegiatan Bunda tidak terlaksana.  Akhirnya harus tertunda besok dan itupun bisa meleset lagi.  Rasanya tidak percaya waktu seharian tidak cukup untuk melakukan semua hal yang direncanakan.  Belum lagi juga ada beberapa hal yang memang lupa dilakukan.  Belum lagi ada beberapa barang yang Bunda lupa letakkan dimana padahal diperlukan mendesak.

Tidak semua orang yang bisa berencana tanpa menuliskannya.  Saat berbelanja ke supermarket, rasanya Bunda sudah meletakkan semua yang diperlukan di trolley.  Begitu sampai rumah baru ingat telur habis, karbol tinggal sedikit.   Untuk itu yuk simak apa 7 hal Bunda disiplin lakukan setiap hari.

 

 

7 Hal Bunda disiplin lakukan setiap hari :

  • Membuat Prioritas : Hal-hal kecil dapat mengganggu fokus Bunda sehingga waktu berharga Bunda banyak terbuang.  Hal-hal seperti ini memang susah-susah gampang, tetapi membuat skala prioritas pada hal-hal yang penting dan tetap fokus membuat Bunda menjadi lebih produktif.
  • Buat Rencana Harian Secara Tertulis : Malam sebelumnya adalah waktu terbaik untuk membuat rencana untuk besok.  Tidak perlu berencana dari menit ke menit karena nanti waktu akan tersita untuk membuat rencana dan tidak ada kegiatan yang dilakukan.  Bahkan untuk hari dimana hanya kegiatan rutin yang dilakukan, tetaplah membuat rencana.  Karena kadang ada hal-hal yang tidak terpikirkan bisa dilakukan di suatu waktu, jadi bisa dilakukan dan selesai.
  • Sisipkan Waktu Beristirahat : Bunda maunya fokus dengan hal-hal penting yang sedang dilakukan ataupun langsung melakukan tugas ke-2 setelah tugas pertama selesai.  Tetapi Bunda jangan lupa, beristirahat sejenak dapat membuat pikiran jernih sehingga produktifitas meningkat dan baik untuk kesehatan jangka panjang.  Pastikan saja istirahat tidak berlarut-larut.
  • Jaga Kerapihan : Saat masak bisa jadi dapur berantakan,  setelah selesai rapihkan dapur.  Jika belum sempat mencuci peralatan masak karena harus menjemput anak-anak dari sekolah,  sempatkan meletakkan semua peralatan yang kotor di tempat cuci piring.  Jadi begitu sempat mencuci, tinggal mencuci.  Hal ini dapat mengurangi rasa segan untuk melakukannya akibat peralatan masak kotor masih berserak dimana-mana.  Atau jika melakukan kerja dengan laptop dan dokumen-dokumen,  rapikan meja kerja setelah selesai, sehingga saat esok langsung semangat untuk memulai kerja lagi. Pastikan meletakkan barang-barang pada tempatnya sehingga meminimalkan waktu yang terbuang untuk mencari-cari barang yang tidak ditempatkan sebagaimana mestinya.  Biasanya handphone, kunci, peralatan tulis, kacamata dan dompet adalah barang yang paling sering dicari.  Untuk itu miliki tempat khusus untuk menyimpan barang-barang tersebut.
  • Tidur Malam yang Cukup :  Sering saat Ayah dan anak-anak sudah mulai terlelap, Bunda masih melakukan beberapa hal sebelum tidur.  Biasakan Bunda tidur malam berkualitas selama 7 sampai 8 jam setiap malam.  Dengan tidur yang cukup, Bunda memiliki stamina lahir batin yang prima untuk melakukan semua kegiatan yang telah direncanakan sepanjang esok hari.
  • Hindari Terlalu Banyak Berpikir :  Kadang setelah melakukan suatu tugas, kita menyadari ada kekurangan yang harus diperbaiki ataupun malah merasa hal yang telah diselesaikan tidaklah penting dilakukan.  Untuk itu perlu sesekali melakukan evaluasi saat tugas dikerjakan tetapi dalam batas wajar.  Jangan sampai terlalu banyak evaluasi, membanding-bandingkan untuk mendapatkan yang terbaik sehingga suatu tugas dilakukan terlalu lama atau malah tidak selesai.
  • Tetapkan Batasan :  Bunda perlu memilah-milah kegiatan mana yang dapat mengganggu Bunda untuk melakukan kegiatan utama Bunda.  Juga Bunda perlu meminimalkan interupsi telepon, ngobrol, larut dalam bersosial media ataupun berselancar di internet  saat Bunda melakukan tugas kecuali ada hal-hal yang mendesak.  Untuk itu Bunda perlu fokus pada masing-masing jadwal kegiatan.  Misalnya Bunda bekerja di kantor, pastikan mengerjakan pekerjaan kantor hanya di kantor dan tidak membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah.  Atau jika Bunda bekerja di rumah,  tentukan jadwal Bunda harus fokus untuk pekerjaan Bunda dan jadwal Bunda memperhatikan keluarga.

Ternyata disiplin tidak hanya dapat membantu anak-anak dalam melakukan kegiatannya tetapi juga Bunda yang memiliki kegiatan multitasking.


Leave a Reply