Sep

10

Memilah Produk yang Aman Digunakan

produk yang aman Sebagai seorang bunda tentulah ingin memastikan produk-produk yang aman digunakan bahkan dikonsumsi oleh anggota keluarga.  Ayo Bunda lihatlah sekeliling banyak produk di sekeliling kita yang dinyatakan menyehatkan ataupun tidak berbahaya tapi apakah benar produk yang aman? Yuk Bunda, kita cermati amankah produk-produk di bawah ini untuk digunakan atau dikonsumsi?

  • Popcorn Instan Microwave :  Stand penjual popcorn instan dengan berbagai flavor yang diproses dengan microwave banyak ditemukan di supermarket maupun minimarket.  Tersedia juga yang belum diproses untuk dibuat di rumah yang memiliki microwave.  Begitu selesai diproses, biasanya wangi dari flavor popcorn saat kantung kertas dibuka begitu wangi dan mengundang selera.  Wangi flavor ini berasal dari zat kimia diacetyl yang merupakan mentega sintetis.  Zat kimia ini dapat menimbulkan masalah kesehatan paru-paru.  Tidak hanya itu, zat kimia PFOA yang melapisi bagian dalam kantong kertas, dapat menimbulkan masalah kesehatan tiroid, kolestrol bahkan kanker kandung kemih.
  • Tabir Surya : Tabir surya melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari setelah hari tidak pagi lagi. Untuk fungsi sebagai tabir surya, ada produk tabir surya yang menggunakan zat kimia yaitu Oxybenzone.  Zat kimia ini diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan hormonal.  Hal penting lainnya adalah tabir surya harus melindungi tidak hanya dari radiasi UVA tetapi juga UVB.  Sedangkan SPF yang digunakan sebesar 15 – 25 sudahlah cukup.  Lebih baik tabir surya dibedakan untuk penggunaan orang dewasa dan anak-anak/bayi.
  • Kayu Lapis :  Kayu ini masih digunakan pada banyak produk untuk pemakaian dalam dan luar ruang.  Banyak digunakan pada furnitur, pelapis lantai, penutup dinding dekoratif, ataupun lemari-lemari gantung.  Bahayanya dimana? Kayu lapis menggunakan perekat yang mengandung urea formaldehida.  Zat kimia ini jika terhirup maka dapat menimbulkan masalah kesehatan.  Misalkan mata berair, mual, asma dan alergi. Bahkan juga terkait dengan resiko kanker.  Salah satu cara untuk mengurangi jumlah zat kimia ini terhirup adalah membuka akses udara sebanyak-banyaknya misalkan membuka jendela dan pintu lebar-lebar saat produk baru yang menggunakan kayu lapis diantar ke rumah.
  •  Camilan Penambah Energi : Pada pesan iklan yang disampaikan camilan jenis ini dikatakan sebagai camilan sehat dalam proses menjaga berat badan.  Untuk memastikannya Bunda perlu meneliti pada kemasan bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuatnya.  Apakah banyak menggunakan lemak trans dan lemak jenuh, bermacam-macam bahan tambahan kimiawi dan gula.
  • Tomat Kaleng : Manfaat tomat untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi, lain halnya jika tomat dikemas di dalam kaleng. Kontak produk tomat yang asam dengan bagian dalam kaleng yang mengandung zat kimia BPA (bisphenol-A) menyebabkan zat kimia ini mengkontaminasi produk tomat.  BPA diketahui berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi, masalah tingkah laku, problem kesehatan jantung, diabetes, bahkan kanker payudara dan prostat.  Kontaminasi BPA bisa terjadi pada produk-produk makanan kalengan lainnya misalnya buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan ataupun sup yang dikemas dalam kaleng.

Memilah produk-produk di atas, Bunda sepertinya harus lebih jeli lagi memilah produk yang aman.  Banyak produk-produk baru yang dibuat sepanjang tahun lokal maupun dari luar negri.  Sebagai konsumen sebaiknya waspada. Untuk produk makanan, telitilah komposisi dan kandungan gizinya.  Untuk produk non makanan dan mainan, ketahui pasti bahan utama dan bahan tambahan yang digunakan.

sumber artikel : http://www.uncoverdiscover.com, http://foxnewsinsider.com

 

 


Leave a Reply