Jan

19

Tidak Ke Grand Canyon, Ke Green Canyon Jadilah

greencanyon-infoindotoplistcom  Beberapa waktu lalu, informasi tentang keindahan Batu Karas yang merupakan salah satu kekayaan pariwisata Ciamis telah disajikan di sini.  Kali ini akan diketengahkan tujuan wisata lain yaitu Grand Canyon.  Oops,  bukan Grand Canyon yang di Amerika tetapi ini Green Canyon di Ciamis – Indonesia, yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi bersama keluarga.  Apa iya menarik? Yuk kita simak bersama-sama ya.

Green Canyon Indonesia ini terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Dari Kota Ciamis berjarak sekitar 130 km sementara dari Pangandaran berjarak sekitar 31 km.  Memiliki nama asli Cukang Taneuh yang artinya jembatan tanah karena di atas lembah dan jurang Green Canyon terdapat jembatan tanah yang digunakan oleh para petani di sekitar sana untuk menuju kebun mereka.

Objek wisata yang indah ini adalah aliran dari sungai Cijulang yang melintas menembus gua yang penuh pesona dengan keindahan stalaktit dan stalakmitnya. Selain itu daerah ini juga diapit dua bukit dilengkapi dengan bebatuan dan rimbunan pepohonan. Benar-benar bagaikan lukisan alam yang unik dan seru untuk dijelajahi.

Untuk mencapai lokasi ini wisatawan berangkat dari dermaga Ciseureuh. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu tempel atau kayuh yang tersedia  sekitar 100 unit.  Pada setiap perahu memiliki awak pengendara dan pemandu Anda dalam perjalanan. Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon sekitar 3 km dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit. Sepanjang perjalanan kita akan melewati sungai dengan air berwarna hijau tosca. Mungkin inilah asal muasal nama Green Canyon yang dipopulerkan oleh seorang warga Perancis pada tahun 1933.

Bagi Anda yang benar-benar ingin menikmati keindahan objek wisata Green Canyon harus paham dengan musim-musimnya. Saat terbaik untuk bisa menikmati keindahan obyek wisata ini adalah beberapa saat setelah masuk musim kemarau. Karena jika pada musim hujan, sungainya deras dan warna airnya pun akan menjadi coklat.

Begitu terlihat jeram dengan alur yang sempit yang sulit dilewati oleh perahu berarti sudah sampai di mulut Green Canyon, di mana airnya sangat jernih berwarna kebiru-biruan. Di sinilah sebenarnya awal petualangan baru dimulai. Dari sini wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke atas dengan berenang atau merayap di tepi batu. Disediakan ban dan pelampung bagi yang memilih untuk berenang. Meski harus menempuh cara seperti ini, perjalanan dijamin sepenuhnya aman. Bahkan untuk anak-anak 6 tahun ke atas cukup aman untuk menyusuri aliran sungai dengan menggunakan ban dan dipandu oleh pemilik perahu yang disewa.

Perjalanan akan terus berada dalam cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Dinding-dinding menyajikan keindahan tersendiri dan yang paling unik berbentuk menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh.  Selain itu di bagian atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang masih dialiri tetesan air tanah. Setelah beberapa ratus meter berenang, akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu menawan. Jika diteruskan berenang maka pengunjung akan sampai pada ujung jalan, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.

Alur aliran sungai ini cukup panjang sehingga pengunjung dapat berenang sepuas-puasnya di air yang dingin sambil mengikuti arus dari air terjun. Selain pemandangan indah di atas permukaan air, Green Canyon akan menjadi surga tersendiri bagi yang suka menyelam. Tinggal membawa beberapa alat selam, pemandangan menakjubkan cekungan-cekungan di dalam air siap untuk ditelusuri dan dinikmati lengkap dengan beragamnya ikan-ikan yang berenang ke sana kemari di dasar lubuk. Bagi yang suka menantang adrenalin, dapat meloncat dari sebuah batu besar dengan ketinggian 5 m ke dasar lubuk yang dalam.  Melihat yang melompat saja sudah menegangkan apalagi yang melakukan lompatan.  Wow seru-seru menegangkan.

Sebelum Anda memutuskan untuk ke Green Canyon, sebaiknya terlebih dahulu menyiapkan uang tunai yang cukup. Pasalnya, disana tidak tersedia ATM.  Fasilitas ATM dan  akomodasi yang lengkap bisa Anda peroleh di Pangandaran.  Juga sebaiknya perut dalam keadaan kenyang karena penjelajahan obyek wisata ini cukup memakan waktu dan airnya cukup dingin. Hanya tersedia kedai sederhana untuk tempat mengganjal perut setelah selesai menikmati obyek wisata ini.  Kios-kios yang lain menjual baju-baju batik santai dengan tulisan Ciamis, Green Canyon dan Pangandaran.

Akhir minggu ini adalah akhir minggu yang panjang tetapi sayangnya hujan sedang gemar turun deras.  Tampaknya Anda dan keluarga harus cukup bersabar menunggu musim kemarau tiba.

Referensi : www.wisataciamis.com/2009/07/green-canyon-cukang-taneuh.html

Sumber photo : info.indotoplist.com


Leave a Reply